Catatan :
Tampilkan postingan dengan label Pacitan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pacitan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 September 2018

Makesta PAC IPNU IPPNU Ngadirojo Pacitan Bertekad Lahirkan Kader Aswaja


Ngadirojo-Pacitan, mh Online
Kurang lebih 40 pelajar di Kecamatan Ngadirojo Pacitan Jawa Timur dibidik menjadi kader IPNU-IPPNU yang berkarakter Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) an-Nahdliyah.

Kegiatan yang bersifat kaderisasi di organisasi NU tingkat pelajar, siswa siswi yang dibidik melalui kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Ngadirojo, Pacitan.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 29-30 September 2018 di Pondok Pesantren Miftahul Huda Ngadirojo Pacitan, kegiatan ini diketua panitiai oleh Abu Yazid Al-Basthomi.

Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda Ngadirojo Pacitan (Agus Zaki Alwan) menyambut baik dengan kegiatan Makesta kali ini dapat dilaksanakan di Pondoknya.

Sabtu, 21 April 2018

IPNU-IPPNU Pacitan Cetak Kader Militan Lewat Diklatama

Pacitan, MH Online - Untuk pertama kalinya, Pimpinan cabang IPNU-IPPNU Pacitan menggelar kegiatan Pendidikan dan pelatihan pertama (Diklatama) CBP-KPP di balai Desa Wonodadikulon, Ngadirojo, Pacitan. Diklatama berlangsung selama tiga hari, Jum’at-Ahad (20-22/04).
Ketua IPNU Pacitan, Mawan Hardianto mengatakan, Diklatama perdana ini diikuti para pelajar dan santri perwakilan dari beberapa kecamatan di Pacitan. Diklatama dilakukan untuk menyempurnakan regulasi pengkaderan di tubuh NU.
“Diklatama CBP KPP ini yang pertama kalinya di Pacitan dari sejak IPNU-IPPNU berdiri sampai sekarang. Jadi dalam periode ini mencetak sejarah bagi IPNU-IPPNU Pacitan,”ungkpanya  Jum’at (20/4)

Kamis, 29 Maret 2018

Gaet Siswa Baru, Lembaga Pendidikan NU Pacitan Gencar Promosi

Pacitan, MH Online
Sekolah sekolah di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pacitan Jawa Timur gencar melakukan berbagai kegiatan dengan tujuan untuk memperoleh siswa baru untuk tahun ajaran 2018/2019.

Diantara lembaga pendidikan NU yakni Sekolah Dasar Nuril Islam (SD Nuris) Pacitan yang berdiri sejak tahun 2015 menggelar berbagai macam kegiatan untuk menggaet peserta didik baru. sebagaimana yang dilakukan pada Kamis (29/3), menggelar bazar buku dan pentas seni anak. 

Kegiatannya meliputi, lomba fashion show busana muslim tingkat TK sederajat se-kecamatan Pacitan dan Kecamatan Arjosari, lomba mewarnai, dan lomba memasak nasi tiwul antar wali murid dan kegiatan akan berlangsung hingga Sabtu (31/3) di halaman SD setempat.

"Pentas seni ini merupakan agenda tahunan, dan ini adalah tahun keempat kami melaksanakannya. Tujuan utamanya tentu saja adalah untuk lebih mengenalkan SD Nuris kepada masyarakat," terang Noka Dewi Ariyanti, salah seorang Guru SD Nuris

Rabu, 14 Maret 2018

Puluhan Santri Pacitan Ikuti Lomba Hafalan Juz ‘Amma

miftahulhudapacitan.blogspot.com
Pacitan, NU Online
Dalam rangka peresmian NUsantara Mart di Pacitan yang akan dilakukan pada Ahad (18/3) mendatang, panitia peluncuran NUsantara Mart menggelar lomba Hafalan Juz Amma. Rabu (14/3). Lomba diikuti puluhan santri-santriwati. Mereka berasal dari perwakilan Sekolah(SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Diniyah (Madin) se-kecamatan Pacitan.

Lomba dipandu oleh tiga orang dewan juri dari Jamiyyatul Qurra Wal Huaffadz (JQH NU), Arifin Hamid, Sadidul Qirom, dan Zainuridan. Tampak pula para ustadz-ustadzah santri yang mengikuti lomba kali ini.

Koordinator perlombaan, Arifin Hamid menyampaikan, perlombaan ini dilakukan sebagai rangkaian peluncuran NUsantara Mart. Juga sebagai sarana menggali potensi hafid Al Quran sejak dini.

“Kegiatan ini adalah sebagian rangkaian Launcing NUsantara Mart. Juga menggali potensi para hafid Al Quran sejak dini”ungkapnya

Dia menambahkan, kejuaraan lomba akan diambil mulai I,II, dan III. Sementara kriteria penilaian lomba berdasarkan kelancaran hafalan, tartil, makhorijul huruf, tajwid, dan adab. “Lalu dari kejuaraan tersebut akan diberikan saat acara puncak,”jelasnya.



sumber: pachenews.com

Minggu, 11 Maret 2018

PCNU Pacitan Rintis Usaha Ritel Nusantara Mart

Warga Pacitan, khususnya kalangan Nahdatul Ulama (NU) diimbau tidak loyo di tengah himpitan penetrasi pasar dari pelaku usaha luar daerah. Justru dengan masifnya kompetisi usaha diharapkan bisa menjadi motivasi untuk lebih berinovasi. Pernyataan tersebut diungkapkan H. Mahmud, Ketua PCNU Pacitan, Senin (12/3).

"Memang perlu adanya sebuah terobosan untuk bisa memberdayakan dan penguatan ekonomi bagi masyarakat lokal. Karena itu, ormas NU dengan menggandeng semua unsur masyarakat tanpa kecuali tengah merintis sebuah usaha ritel yang diberi nama Nusantara Mart. Ritel ini sebagaimana rencananya akan didirikan di semua kecamatan yang ada di Pacitan. Namun untuk awal rintisan akan dibuka satu ritel di Kecamatan Pacitan," kata Mahmud.

Menurut Mahmud yang juga menjabat sebagai Sekretaris BP2KD ini, agar rintisan itu bisa segera berjalan diperlukan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat. Yaitu dengan kepemilikan saham pada usaha tersebut.